Ikatan Kovalen

PhotobucketTerdapat berbagai macam ikatan kimia, kali ini kita akan mengulas satu-persatu. pertama kita akan membahas mengenai ikatan kovalen.
Ikatan kovalen adalah ikatan yang terbentuk karena adanya pemakaian elektrom bersama antara atom. Kekuatan ikatan merupakan hasil tarik-menarik antara elektron yang bersekutu dan inti yang positif dari atom yang membentuk ikatan. Syarat-syarat terbentuknya ikatan kovalen yaitu letak kedua atom harus berdekatan, sehingga orbital atomnya saling menutup satu dan lainnya, masing-masing orbital harus mengandung elektron tunggal. Bila hal ini terjadi, dua orbital atom bergabung membentuk suatu orbital ikatan yang ditempati oleh kedua elektron.
Pada jarak yang lebih pendek, penolakkan antara kedua inti lebih kuat dari tarik-menarik yang diperoleh inti untuk awan elektron dari pasangan elektron yang terbagi di antara inti tersebut.
Ikatan kovalen banyak ditemukan dalam senyawa-senyawa organik, yaitu senyawa-senyawa yang banyak mengandung atom karbon,misalnya senyawa- senyawa alkana, alkena, alkuna, alkohol, aldehid, keton, dan lain-lain ( Brady, 1990 ).
Kedua elektron yang menempati sebuah orbital ikatan harus mempunyai spin yang berlawanan, yaitu kedua elektron ini harus berpasangan. Untuk pasangan atom tertentu ikatan makin kuat bila saling menutupnya orbital atom makin besar ( Respati, 1986 ).
Menurut Lewis, ikatan kovalen terbentuk bila atom-atom yang berikatan membentuk pasangan elektron yang dimiliki bersama, dan atom-atom tersebut cenderung untuk memenuhi hukum oktet. Lewis menggambarkan ikatan kovalen melalui struktur Lewis yang terdiri dari lambang atom yang dikelilingi sejumlah elektron valensi ( Syarifuddin, 1994 ).
Berdasarkan kepolarannya ( kutub ) ikatan kovalen terbagi dua yaitu ikatan kovalen polar dan ikatan kovalen nonpolar. Suatu ikatan kovalen disebut polar atau berkutub apabila pasangan elektron yang dipakai bersama, tertarik lebih kuat ke salah satu atom, misalnya senyawa HCl. Meskipun atom H dan Cl sama-sama menarik pasangan elektron, tapi keelektonegatifan Cl lebih besar dibandingkan H. Akibatnya letak pasangan elektron lebih dekat ke arah Cl. Sedangkan suatu ikatan kovalen disebut nonpolar apabila pasangan elektron yang dipakai bersama tertarik sama kuat ke semua atom, misalnya O2 dan H2.
Sifat-sifat senyawa kovalen yaitu :
a. Biasanya pada suhu kamar senyawa kovalen berbentuk gas atau cair.
b. Cairan atau larutannya tidak dapat menghantarkan listrik (kecuali senyawa kovalen polar)
c. Titik lebur dan titik didih rendah.
d. Sukar larut dalam pelarut polar.
e. Mudah larut dalam pelarut polar.
f. Pada umumnya lunak.

About riskan

orang yang menjunjung tinggi arti teman dn sahabat.. orang yang selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk orang lain, keluarga, serta dirinya sendiri.. amin...
This entry was posted in Ikatan Kimia and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s