Berfikir dewasa belum tentu bersikap dewasa

Berfikir dewasa belum tentu bersikap dewasa, kenapa? banyak saya melihat baik dari media facebook atau yang lainnya orang-orang berfikir kritis. Diskusi memang baik, untuk mencapai suatu tujuan baik tapi banyak orang lupa jauh lebih dalam dan lebih penting bukan hanya menghabiskan waktu untuk berdiskusi/berdebat pada kesempatan tertentu saja. Walaupun wawasan kita bertambah tapi apakah semua itu bermanfaat? yang dibutuhkan adalah sikap nyata kita.
Berfikir dewasa belum tentu bersikap dewasa?? Karena memang inilah yang terjadi bukan? kita terlalu asik bermain pada awal tujuan tapi melupakan proses nyata yaitu bersikap pada kenyataan hidup, karena hidup bukan hanya berfikir yang hanya memasukan pengetahuan dalam gagasan, saya sangat yakin bahwa hidup bukan hanya dalam konsep ide dan tujuan tapi juga dengan gerak. Dan gerak disini dalam arti proses bersikap yaitu menjalankan semua yang sudah masuk dalam gagasan, imajinasi dan juga harapan dalam pemaknaan pada kehidupan nyata.
Banyak mereka yang berfikir (Intelektual tanpa bersikap)., lihat sendiri lah..
Kita selalu mengutamakan tujuan tapi kadang melupakan sikap (proses nyata) bukankah ini terbalik? Seharusnya tujuan itu menjadi awal segala bentuk sikap, tapi perlu di pastikan kembali bahwa proseslah yang utama, “tujuan adalah awal tapi yang utama adalah prosesnya”. proses untuk mencapai tujuan artinya bagaimana gerak kita., bukan hanya menghabiskan waktu untuk berfikir dan berdiskusi.. hmm..hoshh..hoshh..

About riskan

orang yang menjunjung tinggi arti teman dn sahabat.. orang yang selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk orang lain, keluarga, serta dirinya sendiri.. amin...
This entry was posted in Cerita Riskan and tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Berfikir dewasa belum tentu bersikap dewasa

  1. riskan says:

    Manusia bisa saja dibilang manusia karena memang punya fikiran, ide dan mimpi tapi belum tentu di bilang kemanusiaan yaitu ke derajat yang lebih tinggi lagi. Kemanusiaan itu lahir dari sebuah rasa terhadap gerakan atas pemaknaan arti “manusia” sesungguhnya, karena gerak adalah bagian nyata hidup.

  2. siip,, terima kasih atas tulisanx,, ini akan menjadi referensi untuk saya ke depanx,, bahwa berpikir dewasa saja belum berarti tanpa diiringi sebuah sikap dewasa pula.. like this..!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s